<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>www.menyusui.com</title>
	<atom:link href="http://menyusui.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://menyusui.com</link>
	<description>asi eksklusif, menyusui, dan tentang bayi</description>
	<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 12:06:03 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Menyusui, Selamatkan Ibu dari Kanker Payudara</title>
		<link>http://menyusui.com/manfaat-asi/menyusui-selamatkan-ibu-dari-kanker-payudara/</link>
		<comments>http://menyusui.com/manfaat-asi/menyusui-selamatkan-ibu-dari-kanker-payudara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 12:06:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[IMD]]></category>

		<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Menyusui dinilai penting untuk kesehatan baik bagi anak dan ibunya. Ketua Gerakan Organisasi Wanita Lamongan, Cicik Rosida Tsalits dalam Sosialisasi Inisiasi Menyusui Dini di Lamongan Minggu (21/12) yang diikuti para wanita dan bidan menyatakan prihatin dengan banyaknya ibu muda yang tidak mau menyusui karena takut payudaranya akan kendor, padahal dengan menyusui juga menyelamatkan ibu dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyusui dinilai penting untuk kesehatan baik bagi anak dan ibunya. Ketua Gerakan Organisasi Wanita Lamongan, Cicik Rosida Tsalits dalam Sosialisasi Inisiasi Menyusui Dini di Lamongan Minggu (21/12) yang diikuti para wanita dan bidan menyatakan prihatin dengan banyaknya ibu muda yang tidak mau menyusui karena takut payudaranya akan kendor, padahal dengan menyusui juga menyelamatkan ibu dari kanker payudara.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Sentra Laktasi Indonesia, Utami Roesli sebagai pembicara memaparkan beberapa Negara sudah mengenal metode inisiasi menyusui dini (IMD) sejak medio 1987. Namun Indonesia baru mengenal metode IMD dua tahun terakhir.</p>
<p>Utami menyebutkan manfaat dari IMD diantaranya jalinan kasih sayang antara ibu, ayah dan bayi akan lebih baik. Dengan IMD bayi akan mendapat <em><em>kolostrum</em></em> yang kaya akan<em><em>antibody</em></em>, penting untuk pertumbuhan dan ketahanan infeksi bayi. Bagi ibu, IMD dapat mera ngsang produksi hormon oksitosin yang dapat mengurangi pendarahan, membuat ibu tenang dan rileks serta merangsang pengeluaran ASI, katanya.</p>
<p>Utami menyampaikan pentingnya IMD dilakukan sebab menurut penelitian dengan IMD delapan kali lebih berhasil untuk mensukseskan program enam bulan ASI eksklusif. Yang disiapkan Allah untuk bayi yang baru lahir adalah dada ibunya, bukan <em><em>incubator</em></em>. Dada ibu diciptakan untuk memiliki suhu yang lebih hangat dari suhu luar dan bisa menyesuaikan diri dengan suhu yang dibutuhkan bayi atau <em><em>thermoregulator thermal synchron</em></em>. Jika suhu dada ibu terlalu dingin untuk bayi, suhu dada ibu akan naik. Demikian pula sebaliknya, papar Utami.</p>
<p>Menurut Utami selama ini banyak orang salah dalam menangani bayi yang baru lahir. Dokter anak senior di RS ST Carolus Jakarta ini menegaskan anak adalah titipan Tuhan untuk ibu, bukan ke bidan. Oleh karena itu ibu-ibu harus minta hak IMD. Metode IMD sanga t sederhana. Bayi begitu lahir diletakkan di dada ibu sehingga ada kontak antara kulit bayi dengan kulit ibu. Beri waktu selama satu jam bagi bayi untuk mencari sendiri puting ibunya. Dalam usia bayi 20 menit, bayi akan mulai merangkak mencari puting ibun ya dan pada usia 50 menit akan mulai menyusui, katanya.</p>
<p>Namun jika bayi lahir normal langsung dipisahkan dengan ibunya untuk ditimbang, IMD tidak akan bisa dilakukan. Ini juga berarti mengurangi kesuksesan program ASI eksklusif enam bulan. Sebuah penelitian dari Inggris menyebutkan, menunda inisiasi menyusui dapat meningkatkan kematian bayi. Dengan IMD, dapat mengurangi resiko kematian bayi hingga 22 persen. Dan resiko ini akan semakin besar ketika semakin lama menunda permulaan penyusuan, tutur Utami.</p>
<p>sumber: <a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/21/15285523/menyusui.selamatkan.ibu.dari.kanker.payudara." target="_blank">kompas</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.com/manfaat-asi/menyusui-selamatkan-ibu-dari-kanker-payudara/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Abses Payudara</title>
		<link>http://menyusui.com/problem-menyusui/abses-payudara/</link>
		<comments>http://menyusui.com/problem-menyusui/abses-payudara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 01:33:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Problem menyusui]]></category>

		<category><![CDATA[mastitis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Abses payudara merupakan komplikasi yang terjadi akibat peradangan payudara kronik. Peradangan payudara atau yang disebut mastitis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, perembesan sekresi melalui fisura di puting, dan dermatitis yang mengenai puting.
Bakteri yang sering menyebabkan terjadinya mastitis ini adalah Stafilokokus aureus atau streptokok. Mastitis sering terjadi pada pascapartum, selama awal laktasi jika organisme berhasil masuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abses payudara merupakan komplikasi yang terjadi akibat peradangan payudara kronik. Peradangan payudara atau yang disebut mastitis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, perembesan sekresi melalui fisura di puting, dan dermatitis yang mengenai puting.</p>
<p>Bakteri yang sering menyebabkan terjadinya mastitis ini adalah Stafilokokus aureus atau streptokok. Mastitis sering terjadi pada pascapartum, selama awal laktasi jika organisme berhasil masuk dan mencapai jaringan payudara melalui fisura pada puting.</p>
<p>Gejala dan tanda yang sering ditimbulkan oleh abses payudara adalah tanda-tanda inflamasi pada payudara (merah, panas jika disentuh, membengkak, dan nyeri tekan), keluar nanah/pus dari puting, teraba massa, gejala sistemik berupa demam tinggi, menggigil, malaise, dan timbul limfadenopati pectoralis, axiller, parasternalis, dan subclavia.</p>
<p>Adapun patogenesis dari abses payudara adalah:<br />
luka/lesi pada puting<br />
organisme masuk (organisme ini biasanya dari mulut bayi)<br />
peradangan<br />
terjadi penyumbatan duktus<br />
produksi susu normal<br />
pengeluaran susu terhambat<br />
terbetuk abses.</p>
<p>Penanganan yang dapat dilakukan untuk mastitis adalah pemanasan lokal, antipiretik dan analgesik ringan, pengosongan payudara berkala dengan terus memberikan ASI atau memompa, dan terapi antibiotika oral.</p>
<p>Namun jika sudah terjadi abses, perlu diberikan antibiotik intravena, aspirasi, atau insisi dan jika perlu drainase. Setiap cairan aspirasi perlu dilakukan pemeriksaan histologik untuk menyingkirkan keganasan.</p>
<p>penulis <a href="http://muel-muel.blogspot.com/2008/06/abses-payudara.html" target="_blank">Samuel Sinaga</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.com/problem-menyusui/abses-payudara/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Salma Hayek: Kecanduan Menyusui</title>
		<link>http://menyusui.com/selebriti/salma-hayek-kecanduan-menyusui/</link>
		<comments>http://menyusui.com/selebriti/salma-hayek-kecanduan-menyusui/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 02:02:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[selebriti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Salma Hayek, peraih nominasi Best Actress pertama berkebangsaan Mexico di Academy Award 2002 dalam film berjudul Frida. Pada akhir tahun 2007, memulai karier barunya sebagai Ibu menyusui dengan melahirkan seorang bayi perempuan bernama Valentine.
Sebagaimana dikutip dari FoxNews, mengatakan bahwa ia tidak dapat berhenti menyusui.
Lebih lanjut ia mengatakan, Saya seperti seorang pecandu alkohol. Saya tidak peduli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="float: right;" src="http://i271.photobucket.com/albums/jj124/tokodea/menyusui/0_63_011607_hayek.jpg" alt="" width="160" height="120" />Salma Hayek, peraih nominasi Best Actress pertama berkebangsaan Mexico di Academy Award 2002 dalam film berjudul Frida. Pada akhir tahun 2007, memulai karier barunya sebagai Ibu menyusui dengan melahirkan seorang bayi perempuan bernama Valentine.</p>
<p>Sebagaimana dikutip dari <a href="http://www.foxnews.com/story/0,2933,449925,00.html" target="_blank">FoxNews</a>, mengatakan bahwa ia tidak dapat berhenti menyusui.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, Saya seperti seorang pecandu alkohol. Saya tidak peduli jika saya menangis, saya tidak peduli jika saya menjadi gemuk, saya hanya ingin melakukan satu minggu lagi, satu bulan lagi, dan ketika saya melihat itu (menyusui) bagus untuknya, saya tidak dapat berhenti (menyusui).</p>
<p>sumber berita &amp; foto: <a href="http://www.foxnews.com/story/0,2933,449925,00.html" target="_blank">FoxNews</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.com/selebriti/salma-hayek-kecanduan-menyusui/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menyusui, Cukup 10 Menit Tapi Teratur</title>
		<link>http://menyusui.com/info/menyusui-cukup-10-menit-tapi-teratur/</link>
		<comments>http://menyusui.com/info/menyusui-cukup-10-menit-tapi-teratur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 12:11:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://menyusui.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[MENYUSUI bayi berlama-lama kerap dilakukan para ibu dengan maksud dan tujuan beragam.  Ada yang melakukannya supaya bayi kenyang, nyaman atau pun untuk membuat tertidur. 
Menyusui dengan menuruti keinginan bayi atau dikenal dengan istilah baby-led method ini biasanya banyak direkomendasikan bagi para ibu baru.  Namun begitu, metode ini belum tentu yang terbaik bagi sang ibu maupun bayi.  Bahkan menurut sebuah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MENYUSUI</strong> bayi berlama-lama kerap dilakukan para ibu dengan maksud dan tujuan beragam.  Ada yang melakukannya supaya bayi kenyang, nyaman atau pun untuk membuat tertidur. </p>
<p>Menyusui dengan menuruti keinginan bayi atau dikenal dengan istilah <em>baby-led method</em> ini biasanya banyak direkomendasikan bagi para ibu baru.  Namun begitu, metode ini belum tentu yang terbaik bagi sang ibu maupun bayi.  Bahkan menurut sebuah riset di Inggris, menyusui dengan tempo singkat tetapi teratur justru lebih baik dan efektif bagi penambahan berat badan bayi.</p>
<p>Seperti dilaporkan dalam jurnal <em><strong>Archives of Disease in Childhood, </strong></em>metode ´short breastfeed´ diklaim lebih bermanfaat daripada menyusui hanya  semata menuruti keinginan bayi. </p>
<p>Kesimpulan ini diambil peneliti asal Bradford yang memantau aktivitas  36 ibu yang memberi ASI ekslusif.  Peneliti menemukan, pemberian ASI secara teratur hingga maksimal 10 menit untuk setiap sesi menghasilkan peningkatan  berat badan signifikan serta rata-rata menyusui yang lebih tinggi.</p>
<p>Namun begitu, para bidan di Inggris berpendapat bahwa metode ´short breastfeed´ ini tidak akan dapat diterapkan pada semua ibu menyusui.</p>
<p>Peneliti, yang dipimpin Dr Anne Walshaw, mencatat bahwa rendahnya penambahan berat badan pada bayi yang memperoleh metode ´baby-led´ merupakan fakta yang banyak terjadi.</p>
<p>Untuk itulah, para dokter di Bradford merekrut 36 ibu untuk dilibatkan dalam riset.  Setengah dari partisipan diinstruksikan menyusui ketika bayi meminta dan menawarkannya lagi jika bayi masih menunjukkan tanda-tanda lapar.</p>
<p>Setengah partisipan lainnya diinstruksikan menyusui maksimal 10 menit dan setiap sesi bisa berjarak tiga jam pada siang hari dan, bila perlu boleh dilakukan di malam hari. </p>
<p>Riset menunjukkan, kurang dari 50 persen bayi pada kelompok yang mendapat metode ´baby-led´ masih menyusui setelah sekitar 3 bulan. Sementara bayi yang mengikuti metode tradisional prosentasenya mencapai tiga perempat.</p>
<p>Selain itu, para bayi di kelompok ´baby-led´ dan yang menyusui lebih dari 10 menit setelah sesi pertama, keduanya mencatat penambahan berat yang kurang baik dalam usia enam hingga delapan pekan.  </p>
<p>Peneliti mengindikasikan, metode ´baby-led´ dapat mengganggu sistem tubuh ibu dalam memproduksi ASI.  Para ibu memerlukan hormon  oksitosin yang berfungsi memacu sejenis ketenangan atau refleks, yang menyebabkan air susu beredar dari sel-sel payudara melalui pembuluh hingga puting payudara. Jika bayi tetap menyusui dalam waktu lama, produksi oksitosin akan terhambat.</p>
<p>Peneliti juga menjelaskan, jika bayi tidak mendapat ASI susulan atau <em>second breast</em>, payudara ibu akan penuh pada setiap kali menyusui.  Selain itu tubuh akan menghasilkan protein yang akan menghentikan produksi susu, sehingga hal in akan mengganggu proses pemberian AS selama berjam-jam bahkan berhari-hari. [<strong>AC]</strong></p>
<p><strong>Sumber : BBC diambil dari kompas.com</strong></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://menyusui.com/info/menyusui-cukup-10-menit-tapi-teratur/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
