logo

Nurma Clothing

Nurma Clothing - specialized on discreet breastfeeding.

Baju khusus untuk ibu menyusui. Siapa bilang Ibu menyusui gak bisa gaya? Nurma Clothing jawabannya!!

Arsip

Kategori Artikel

Important Link

Manfaat ASI

Info Seputar Menyusui

Cara Menyusui

Kalendar

October 2007
M T W T F S S
« Aug   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Update me!!!

Artikel Terbaru

ASI-lebrity

Menurunkan Demam Anak Tanpa Obat

October 28, 2007

Anak-anak termasuk sering mengalami demam, mengingat mereka rentan terkena infeksi virus seperti pilek atau batuk. Namun jika si kecil demam sebaiknya Anda tidak perlu panik dan sibuk memberi si kecil berbagai obat penurun panas. Apalagi demam bukanlah suatu penyakit dan tidak membahayakan jiwa. Demam justru merupakan mekanisme pertahanan tubuh dalam memerangi infeksi.

Pihak pemerintah AS baru-baru ini mengeluarkan pernyataan untuk melarang peredaran obat flu untuk anak yang dijual bebas. Meski larangan tersebut tidak berlaku di Indonesia, namun tak ada salahnya kita sebagai orangtua mengetahui cara menurunkan panas demam si kecil tanpa bergantung pada obat-obatan.

Jika anak menderita demam, kompreslah anak dengan air hangat untuk menurunkan suhu tubuhnya dan membuatnya nyaman. Pastikan tubuh si kecil tidak kekurangan cairan dengan memberinya banyak minum atau makanan yang berkuah. Jika si kecil masih menyusui tetap berikan ASI. Terakhir, jangan pernah memberikan obat penurun demam tanpa konsultasi dengan dokter.

sumber: Kompas Cyber Media, 20 Oktober 2007

Seafood untuk Ibu Hamil dan Menyusui

October 8, 2007

Dibalik kecemasan akan keamanan pangan laut, para ahli kebidanan di AS justru menyerukan agar wanita hamil dan ibu menyusui mengonsumsi ikan minimal 340 gram per minggu untuk perkembangan otak bayi.

Rekomendasi yang dikeluarkan oleh koalisi Healty Babies Coalition, yang anggotanya terdiri para ahli pangan dan dokter kebidanan di AS, tersebut sebenarnya bertolak belakang dengan peringatan pemerintah AS yang menyarankan ibu hamil sebaiknya mengonsumsi pangan laut tak lebih dari 340 gram per minggu karena khawatir akan kandungan merkurinya.

Para ahli yang tergabung dalam koalisi tersebut berpendapat ancaman merkuri baru sebatas teori, sedangkan ancaman akan kekurangan asam lemak omega-3 yang dikandung oleh pangan laut lebih berbahaya. Pasalnya, ikan dan hewan laut lainnya merupakan makanan otak. Lemak tak jenuh ini sangat bermanfaat bagi pembentukan otak saat janin maupun menjaga fungsi otak kala bayi sudah dilahirkan.

“Selama ini tidak ada kasus bayi yang keracunan merkuri karena mengonsumsi ikan,” kata Dr Ashley Roman, profesor obstetrics dan ginekologi dari New York University Medical Center. Ia mengakui memang ada beberapa ikan yang telah dideteksi memiliki kadar merkuri tinggi, namun lebih banyak ikan yang sehat.

Seperti dilaporkan dalam jurnal kesehatan The Lancet, para ahli menyarankan agar wanita yang berencana untuk hamil, sedang hamil, atau menyusui, untuk mengonsumsi hasil laut karena telah terbukti baik untuk perkembangan otak bayi. Jadi jika dilihat dari manfaat dan kerugiannya, tentu lebih banyak manfaat yang dipetik dari konsumsi ikan laut.

Meski begitu sebaiknya Anda tetap berhati-hati dalam memilih pangan laut karena seafood yang tercemar tidak dapat dihilangkan polutannya dengan cara dimasak seperti apa pun. Hindari mengonsumsi ikan mentah, mikroorganisme pada ikan mentah juga dapat beresiko bagi kondisi ibu hamil yang sedang rentan.

Jika Anda masih ragu terhadap kualitas keamanan pangan laut di Indonesia, Anda bisa menggantinya dengan makanan lain yang memiliki kandungan gizi hampir sama, misalnya daging sapi, daging ayam, telur, ikan sarden kemasan, atau ikan dari perairan darat seperti ikan mas, mujair, dan lele.

Sumber: reuters
Penulis: An
diambil dari: Kompas Cyber Media, 05 Oktober 2007