Setiap bayi berbeda! Karena perbedaan ini, bayi sehat dapat menyusu setiap setiap ataupun setiap empat jam sekali dan tetap tumbuh dengan baik. Pola menyusu akan berbeda pada tiap bayi dan biasa berubah sering dengan bertambahnya usia bayi.
Kebanyakan ibu terkejut karena ASI sangat mudah dan cepat dicerna oleh bayi mereka (biasanya dalam jangka 90 menit dari menyusu terakhir). Daripada memperhatikan jam, lebih baik memperhatikan tanda-tanda yang ditunjukkan bayi Anda saat lapar, seperti reflek menghisap, menghisap tangan atau jari, atau menangis.
Ibu harus dapat mengikuti petunjuk bayi mereka dalam menentukan seberapa sering mereka harus menyusui bayinya. Bayi yang menyusu memiliki kontrol diri; mereka minum ASI dalam jumlah yang mereka butuhkan, dan dari tiap payudara. Bayi sehat menyusu 8 hingga 12 kali dalam rentang 24 jam. Sama dengan menyusu tiap dua hingga tiga jam.
Jadi, jika bayi Anda tidak menyusu setidaknya delapan hingga 12 kali dalam rentang 24 jam pada minggu-minggu pertama, Anda harus membangunkan bayi Anda untuk menyusu lebih sering. Membangukan bayi untuk menyusu, penting agar bayi dapat tumbuh dengan baik.
Beberapa ibu menyatakan bahwa bayi mereka ingin menyusu lebih sering dari tiap 2 jam. “Pada bulan-bulan pertama, banyak bayi yang melakukan yang disebut ‘cluster feeding’; menyusu dalam jarak yang berdekatan pada waktu tertentu, dan menyusu dalam jangka yang lebih lama di waktu lain. Variasi seperti ini sangat normal.
Bayi yang secara teratur menyusu (dengan posisi/latch-on yang tepat) akan mendapatkan ASI yang cukup. Payudara ibu akan menyediakan asi sesuai dengan permintaan bayi mereka melalui menyusu secara teratur). Penelitian menunjukkan bahwa membatasi waktu menyusu pada tiap payudara dan menambah jarak tiap menyusu tidak hanya dapat mengurangi produksi ASI, tetapi juga jumlah lemak yang terkandung dalam ASI.
Jarak antar menyusu akan menjadi lebih panjang seiring dengan tumbuhnya bayi dan berkembangnya ukuran lambung mereka. Di usia yang lebih besar, mereka juga sudah memiliki pola menyusu yang lebih baik. Growth spurts (lonjakan pertumbuhan) biasanya akan mengganggu pola ini, namun hanya sementara.
sumber: La Leche League Int’l


Filed under: